Kamu pernah dengar kalo air mata itu sumber kekuatan? Mungkin itulah air mata yang keluar ketika hati sudah terlalu letih bersabar dan mulut yang tak tau lagi harus berkata apa. Menyisakan doa yang setiap saat ada dalam sujud.
Kamu kira marah, kata-kata kasar maupun sindiran itu bukti kesabaran yang melampaui batas? Katanya sabar itu ada batasnya? Lah kalo berbatas lantas marah ya bukan sabar lagi namanya. Entahlah. Yang aku tahu, ketika air mata itu sudah jatuh dalam kesendiriannya, hati hanya bisa meminta satu hal...istirahat.
Hati ini bukannya letih sehabis bermain kesana kemari karena ia bukan pemain hati. Tapi hati ini sudah bekerja keras melindungi perasaan orang-orang yang seharusnya ia lindungi. Bekerja keras menutup mata dan telinga atas semua ketidakadilan dan kemunafikan. Dan dalam waktu bersamaan bekerja keras membuka mata dan telinga atas semua berkah yang datangnya dari Sang Pemilik Semesta.
Lalu setelah habis masa istirahatmu yang hanya sejenak dengan setetes air mata yang penuh berkah itu, maka lanjutkan kerja kerasmu dengan tekad yang lebih kuat, sampai tiba saatnya kamu kembali tertatih lagi lalu bangun lagi dan seterusnya tanpa batas. Seperti sabar yang tidak akan pernah ada batasnya..
Kamu kira marah, kata-kata kasar maupun sindiran itu bukti kesabaran yang melampaui batas? Katanya sabar itu ada batasnya? Lah kalo berbatas lantas marah ya bukan sabar lagi namanya. Entahlah. Yang aku tahu, ketika air mata itu sudah jatuh dalam kesendiriannya, hati hanya bisa meminta satu hal...istirahat.
Hati ini bukannya letih sehabis bermain kesana kemari karena ia bukan pemain hati. Tapi hati ini sudah bekerja keras melindungi perasaan orang-orang yang seharusnya ia lindungi. Bekerja keras menutup mata dan telinga atas semua ketidakadilan dan kemunafikan. Dan dalam waktu bersamaan bekerja keras membuka mata dan telinga atas semua berkah yang datangnya dari Sang Pemilik Semesta.
Lalu setelah habis masa istirahatmu yang hanya sejenak dengan setetes air mata yang penuh berkah itu, maka lanjutkan kerja kerasmu dengan tekad yang lebih kuat, sampai tiba saatnya kamu kembali tertatih lagi lalu bangun lagi dan seterusnya tanpa batas. Seperti sabar yang tidak akan pernah ada batasnya..
No comments:
Post a Comment