Thursday, July 24, 2014

We Deserve To Love

Energi itu ada, jiwa itu ada..

Kehidupan memang tiada habisnya dibicarakan. Kita banyak belajar dari berbagai kehidupan, milik kita sendiri hingga milik orang lain. Tapi kali ini, energi ini begitu kuatnya memaksa saya untuk kembali menuangkan isi kepala melalui huruf-huruf yang akan terangkai membentuk susunan kata dan kalimat yang tidak semua orang bisa pahami, bahkan saya sendiri. Welcome home:)

Bung Karno pernah bilang, "Ada saatnya dalam hidupmu engkau hanya ingin sendiri saja bersama angin menceritakan seluruh rahasia, lalu meneteskan air mata"..

Dan pencarian ini berakhir pada beberapa kesimpulan yang kembali menampar membangunkan kita, bahwa setiap orang punya masalahnya sendiri dan tergantung masing-masing individu menyikapi masalah mereka.

Ada yang menyikapi dengan tenang, menjalani hidup seolah tidak terjadi apa-apa. Menipu sekian banyak sepasang mata manusia dengan senyum yang terukir manis di bibirnya..

Ada yang menyikapi dengan berontak. Merasa bahwa semesta begitu tidak adil, menganggap bahwa Tuhan adalah sutradara yang dengan mudahnya mempermainkan garis tangan kehidupan manusia..

Dan ada yang menyikapi dengan meluapkan isi hati yang telah lama terkubur dalam dan tersimpan di sudut ruang terkecil. Melalui berbagai cara yang entah dianggap positif atau bahkan menimbulkan pro dan kontra..mengusik kehidupan jiwa lain.

Whatever.

Ketika masih ada orang yang mencampuri kehidupan kita, dengan cara apapun, be positive! Bukankah mereka adalah orang-orang yang masih peduli? Meskipun caranya berbeda. Karena ketiadaan seorangpun yang peduli akan mendatangkan kesunyian dan saat itulah kita dengan segala kemampuan kita mengizinkan iblis manapun mengetuk pintu hati kita, memasuki kehidupan kita, rumah jiwa kita.

What I belive is.. Dengan cara apapun kita menyikapi, semuanya akan baik-baik saja selama kita masih mengingat Allah, Sang Empunya Masalah, Semesta, Kehidupan bahkan Jiwa.

"Dont Trust Anyone"..
Sayangnya kebahagiaan dan cinta datangnya dari sebuah kata bernama "TRUST". Hanya ada dua kemungkinan seseorang tidak mempercayai orang lain. Terlalu bahagia dan damai melebihi apapun di dunia ini, atau tidak akan pernah bahagia sama sekali.

Semoga saja kita termasuk manusia-manusia yang diberi cobaan agar diri kita menjadi lebih kuat. Membuat diri kita pantas melanjutkan kehidupan. And that's how life works.

Sebesar apapun masalah yang sekarang kita hadapi, berhentilah menganggap bahwa diri kita adalah satu-satunya pemilik masalah, satu-satunya yang paling tersakiti, satu-satunya yang mencoba survive..

Ada anon bijak yang pernah bilang, stop sayin "God, I have a big problem" and lets start sayin "Problem, I have a big GOD".

WE DESERVE TO BE HAPPY.
WE DESERVE TO LOVE.


Sincerly,
From blessed to love.

No comments:

Post a Comment